Klaten, 31 Agustus 2024 – Dalam rangka mematangkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka, MAN 1 Klaten sukses menyelenggarakan agenda Sosialisasi Kegiatan P5PPRA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin) untuk Tahun Pelajaran 2024/2025. Agenda strategis yang dipusatkan di Masjid Al-Barokah kampus setempat ini diikuti oleh ratusan peserta didik lintas angkatan guna membekali mereka dengan pemahaman konseptual sebelum terjun langsung ke ranah aksi nyata (*action plan*).
Rangkaian acara resmi dibuka tepat pada pukul 08.00 WIB dengan pelafalan basmalah bersama yang dipandu oleh Ibu Eny Yuliati, S.Pd. Kepala MAN 1 Klaten, Bapak Drs. Sugiyono, M.Pd.I., dalam sambutan arahannya menegaskan bahwa P5PPRA memegang peranan krusial sebagai instrumen penguatan karakter. "Melalui skema Kurikulum Merdeka, pembelajaran tidak lagi jenuh di dalam ruang kelas. P5PPRA hadir untuk mengontekstualisasikan ilmu pengetahuan dengan dinamika kehidupan nyata, membangun empati terhadap kearifan lokal, serta menumbuhkan kedewasaan dalam berdemokrasi," urai Sugiyono.
Pemetaan Sasaran, Kuantitas Siswa, dan Klaster Tema P5PPRA
Guna memastikan efektivitas penyerapan materi, pihak manajemen madrasah membagi konsentrasi pelaksanaan proyek ke dalam dua klaster besar dengan rincian data kuantitatif sebagai berikut:
| No | Sasaran Konstituen | Kuantitas Partisipan | Fokus Tema Proyek Utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Peserta Didik Fase E | 315 Siswa (Kelas X) | Kearifan Lokal Budaya Jawa |
| 2 | Peserta Didik Fase F | 345 Siswa (Kelas XI) | Suara Demokrasi & Pemilih Pemula |
| 3 | Total Akumulasi Partisipan Sosialisasi | 660 Siswa | |
Sesi I - Kearifan Lokal: Menggali Resonansi Nilai Luhur Budaya Jawa
Sesi pertama dikhususkan bagi siswa kelas X dengan mengetengahkan topik bertajuk "Pelestarian Nilai-Nilai Kearifan Lokal Budaya Jawa Melalui Pembiasaan Dengan Memadukan Teknologi." Implementasi proyek ini dirancang secara integratif dengan meleburkan berbagai rumpun disiplin ilmu, meliputi bidang Akidah Akhlak, Fikih, Kebahasaan, Sejarah, Geografi, Sosiologi, hingga Seni Budaya. Melalui kolaborasi kelompok, para siswa diajak mengidentifikasi warisan tradisi kelokalan dan merumuskan media konservasi kebudayaan berbasis adopsi teknologi digital kekinian.
Sesi II - Suara Demokrasi: Edukasi Politik Menuju Pemilihan Ketua OSIM
Sementara itu, sesi kedua bagi siswa kelas XI berjalan interaktif dengan menghadirkan narasumber ahli, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Klaten, Bapak Muhammad Anshori. Kehadiran KPU Klaten ditujukan untuk memberikan pendidikan politik yang komprehensif (*voter education*) bagi segmen pemilih pemula. Orientasi materi ini ditekankan sebagai basis persiapan mental dan tata cara prosedural bagi para siswa dalam menyongsong pesta demokrasi madrasah, yakni Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Klaten yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2024.
Secara keseluruhan, jalannya sosialisasi P5PPRA ini berlangsung tertib dan mendapat antusiasme yang tinggi dari segenap civitas akademika. Agenda ini diharapkan menjadi stimulus awal yang kokoh dalam mengonstruksi paradigma berpikir siswa. Output utama yang dibidik bukan sekadar penyelesaian lembar kerja proyek, melainkan lahirnya generasi pelajar muslim Pancasila yang cerdas secara intelektual, luhur secara pekerti, serta responsif terhadap eksistensi budaya nasional dan prinsip-prinsip demokrasi universal.
Redaksi Publikasi: Tim Fasilitator P5PPRA & Humas MAN 1 Klaten
0 Komentar